Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Tuesday, July 1, 2014

Perkembangan Bayi dalam Kandungan

Minggu Ke-1

Pada minggu ini ibu mengalami menstruasi terakhir sebelum kehamilan. Perdarahan terjadi dan hormon-hormon di tubuh pun tengah mempersiapkan sel telur untuk dilepaskan. Idealnya calon ibu berada dalam kondisi sehat optimal. Kebiasaan seperti merokok, minum beralkohol dan obat-obatan yang tidak perlu sudah seharusnya dihentikan pada masa ini. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat pada masa ovulasi dan berkisar antara 36,6 C dan berangsur – angsur akan meningkat. Konsultasi genetik bisa dilakukan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah adanya riwayat penyakit menurun dalam keluarga seperti hemofili, fibrosis kistik atau berbeda tipe golongan darah resus.

Minggu Ke-2

Uterus (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi.



Minggu Ke-3

Merupakan masa ovulasi (pelepasan telur), serta terjadi fertilisasi atau Pembuahan yang memerlukan waktu 4 hari, setelah telur dibuahi maka dinamakan zigot, pembuahan terjadi di tuba palopi.

Minggu Ke-4 

zygote berpindah menuju rahim. Dengan berakhirnya minggu ini, ibu tidak mengalami menstruasi, dan menjadi pertanda pertama kemungkinan kehamilan. Pada beberapa wanita mendapatkan sedikit perdarahan dan disalahartikan sebagai menstruasi, sebenarnya perdarahan yang sedikit itu karena implantasi atau penanaman dari zygote ke dinding rahim ibu.

Minggu Ke-5

Pada masa ini, zygote berkembang menjadi embrio. Embrio berukuran sebesar buah apel. pada usia ini,, bayi ibu sudah mempunyai detak jantung sendiri, plasenta dan tali pusat sudah berkerja sepenuhnya pada minggu ini. Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, sistim saraf mulai berkembang.

Minggu Ke-6 

Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini bayi dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan yang masih seperti tunas. Pada minggu ini merupakan pembentukan awal dari hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid dan jantung.

Minggu Ke-7

Jantung sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan unutk pertama kalinya. Bayi mempunyai reflek dan bergerak spontan (ibu belum dapat merasakannya). Akhir minggu ke-7 ini otak akan terbentuk lengkap.

Minggu Ke-8

Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki,tangan, lengan, bahu. Organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata membentuk pigmen. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak.

Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur.

Minggu ke-9

Pergerakan pertama fetus dapat dideteksi dengan USG. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk.

Minggu ke-10

Tulang sudah menggantikan kartilago. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh.

Minggu ke-11

Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali (kencing).

Minggu ke-12

Ukuran fetus anda sekarang sekitar 8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespon dan bayi sudah dapat menedang. Di akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. Rasa mual dan lelah pada anda sudah hilang. Perkembangan selanjutnay anda akan melihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) bertumbuh lebih besar.

Minggu ke 13 :

Panjang bayi sekitar 7,5 cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pancreas, dan usu berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. Pada minggu ini jari tangan, telapak kaki mulai terlihat.

Pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat dibedakan apakah laki-laki atau perempuan. Denyut jantung bayi berdetak kuat (detak jantung hampir 2x lebih cepat dari anda) dan anda dapat mendengarkannya di dokter nada. Bayi juga sudah siap memberi respon terhadap dunia di luar rahim ibu. Bayi mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut anda, tapi anda mungkin masih belum dapat merasakannya.

Minggu ke 14:

Pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat dibedakan apakah laki-laki atau perempuan. Denyut jantung bayi berdetak kuat (detak jantung hampir 2x lebih cepat dari anda) dan anda dapat mendengarkannya di dokter nada. Bayi juga sudah siap memberi respon terhadap dunia di luar rahim ibu. Bayi mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut anda, tapi anda mungkin masih belum dapat merasakannya.

Minggu ke 15:

Bayi anda sudah mulai dapat mendengarkan anda, mendengarkan denyut jantung anda, suara perut anda, juga suara anda. Sekarang bayi anda sudah mulai mempunyai rambut di kepala, juga bulu mata dan alis. Ukurannya sekarang 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm.

Minggu ke 16 :

Jika anda melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin bayi anda. Otot bayi sudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah mampu menelan, kencing dan cegukan. Pada minggu ini jika sinar terang diletakkan di perut anda bayi akan menggerakkan tangan dan matanya.

Minggu ke 17:

Masih banyak ruang dalam rahim anda sehingga bayi akan bergerak merasakan sekitarnya. Kulit bayi anda berkembang dan transparan. Terlihat merah sebab pembuluh darah masih terlihat jelas.

Minggu ke 18:

Sekarang bayi sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda. Bayi akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras. Otot bayi sudah dapat berkontraksi dan relaks, bayi sudah dapat menendang atau meninju. Bergerak sangat aktif, dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali.

Minggu ke 19:

Sekarang panjang bayi anda sekitar 23 cm. Jika anda belum juga merasakan bayi anda, mungkin anda akan mulai merasakan gerakkannya pada minggu ini.

Minggu ke 20:

Otot bayi anda semakin kuat setiap minggunnya. Jika sebelumnya mungkin anda masih belum dapat merasakan gerakannya, maka sekarang ini anda pasti akan merasakannya. Tapi mungkin anda salah mengartikan gerakannya pertama kali sebagai angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelembung di dalam.

Bayi anda bergerak sekitar 200 kali sehari, tapi anda hanya akan merasakan sedikit dari semua gerakan ini.

Minggu ke 21 :

Panjang bayi sekitar 28 cm. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan bayi anda sekarang karena bayi makin aktif.

Minggu ke 22:

Bayi anda sadar akan lingkungannya dan ia akan merasa lebih tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda di perut. Tubuh bayi mulai memproduksi sel darah putih. Ini penting untuk bayi dalam melawan penyakit dan infeksi.

Minggu ke 23:

Sekarang ukuran kepalannya sudah sesuai dengan tubuhnya. Saat ini bayi terlihat sama seperti yang akan lahir nanti, tapi masih lebih kecil dan kurus. Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stestoskop. (letakkan stestoskop langsung di perut anda). Pada saat ini pertumbuhan otaknya sangat cepat.

Minggu ke 24:

Pendengaran bayi sudah terbentuk sempurna. Bayi akan bergerak dengan suara musik dari luar. Bayi mulai membentuk pola kapan saat ia tidur dan kapan saat bangun, Anda akan merasakan suatu saat bayi bergerak terus, dan saat yang lain tidak.

Minggu ke 25:

Bayi mulai berlatih bernafas dengan menghirup dan menghembuskan cairan amnion, yang mana kadang membuat bayi seperti cegukan, dan anda akan dapat merasakannya juga.

Minggu ke 26:

Bayi sudah mempunyai lemak dibawah kulit, yang akan membantu mengontrol suhu tubuhnya pada saat lahir. Wajah dan tubuhnya secara umum akan terlihat saat lahir. Panjang sekitar 28-32 cm dengan berat sekitar 680 gram.

Minggu ke 27:

Matanya sudah terbuka dan mampu melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Bayi terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya bayi mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.

Minggu ke 28:

Pada bayi laki testis akan turun ke kantung skrotum. Jaringan otak berkembang. Sekarang bayi anda dapat bermimpi.

Minggu ke 29:

Posisi bayi saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala ke arah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk.

Minggu ke 30:

Bayi anda mengisi hampir seluruh ruang di rahim anda. Ketika bayi menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut anda. Otak berkembang sangat cepat.

Minggu ke 31:

Bayi makin bertumbuh besar, sehingga ruangan rahim menjadi lebih sedikit, ini membuat bayi kekurangan ruang untuk bergerak. Bayi kemungkinan dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu di dadanya dan tangan dan kaki saling bersilang.

Minggu ke 32:

Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai lahir nanti. Bayi akan tetap menedang, gerakan rata-rata sehari meningkat 375 per hari. Tapi anda tidak akan merasakan semuannya ini, dan 10 gerakan sehari sudah normal.

Minggu ke 33:

Anda akan semakin merasakan gerak bayi karena bayi mengisi hampir seluruh ruang rahim. Gerakan akan menjadi aktif suatu waktu yang bisa membuat anda merasa tak nyaman, terutama ketika kakinya di bawah tulang rusuk anda. Pada minggu ini seluruh rambut bayi telah tumbuh.

Minggu ke 34:

Pada minggu-minggu ini terjadi pertumbuhan yang pesat terhadap otak. Semua sistem tubuh sudah terbentuk dengan sempurna, meskipun paru-paru masih tetap belum matang. Bayi memberi respon terhadap suara yang familiar.

Minggu ke 35:

Bayi terus menambah cadangan lemak bawah kulitnya. Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul.

Minggu ke 36:

Mulai dari minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk lahir. Jika bayi lahir pada minggu ini bayi lair premature tetapi bayi akan baik-baik saja. Pada bulan terakhir kehamilan ini bayi akan mendapat antibody dari ibunya, seperti campak. Lemak akan terus bertambah dibawah kulit bayi setiap hari.

Minggu ke 37:

Bayi akan terus berlatih untuk menggerakkan paru-parunya, karena bayi akan bernafas setelah dilahirkan. Jika posisi kepala bayi dibawah maka kemungkinan kepala sudah memasuki panggul ibu pada minggu ini.

Minggu ke 38:

Reflek bayi sudah terkoordinasi, bayi sudah dapat mengedipkan mata, menggerakkan kepala, memegang, dan merespon suara, sentuhan dan cahaya. Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan gelap.

Minggu ke 39-40:

Bayi sudah siap untuk lahir. Sekarang ini bayi sudah terlihat cukup montok. Dengan lemak yang terbentuk dibawah kulitnya, akan mampu mengatur suhu tubuhnya saat lahir. Kulit bayi halus dan lembut. Berat bayi sekitar 2.7 kg – 3.2 kg dengan panjang sekitar 50 cm.

No comments:

Post a Comment