Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Tuesday, October 28, 2014

Cara memompa ASI dan strateginya untuk ibu bekerja

Memberikan ASI untuk bayi Anda adalah baik, tapi ketahui juga cara memompa ASI dan strateginya untuk ibu bekerja, agar ASI tetap berlimpah.

shutterstock 815167091 Cara Memompa ASI agar Berlimpah
Cara memompa ASI : harus setelah menyusui, bukan sebelum menyusui.
Banyak para ibu merasa perlunya memerah dan mempelajari cara memompa ASI saat ibu yang bekerja sudah memasuki masa kerja kembali setelah cuti melahirkan 3 bulan hampir selesai. Dengan memompa ASI, kebutuhan si kecil akan ASI tetap dapat terpenuhi, sehingga bekerja bukanlah menjadi halangan untuk memberikan ASI secara eksklusif untuk bayinya. Karena ASI tetap dapat diberikan dengan cara memperbanyak stok ASI Perah (ASIP).
ASI Perah dapat diperoleh dengan memompa ASI dengan tangan atau memompa ASI dengan alat pompa ASI manual atau alat pompa ASI elektrik. Dan bagi ibu baru cara memompa ASI merupakan hal yang harus dipelajari terlebih dahulu dan memang sangat mudah dilaksanakan. Memompa ASI ini dapat dilakukan bersama-sama dengan suami, sehingga suami juga dapat turut merasakan hubungan spesial ibu dan anak dari proses cara memompa ASI, sehingga dampak positifnya semakin nyata dalam hubungan yang harmonis dalam keluarga.
Cara memompa ASI dengan tangan
  1. Cucilah tangan dengan sabun dan air
  2. Kompres payudara ibu dengan handuk lembut hangat, ayah juga dapat turut berperan dengan membantu mengompres.
  3. Siapkan wadah (mangkuk atau gelas) dan kain lap bersih dibawah payudara
  4. Mulai memijat dengan lembut dengan arah usapan ke puting, terus berulang-ulang sampai ASi keluar dari ujung puting dan arahkan ke wadah yang telah disediakan
  5. Perhatikan cara memompa dengan tangan yang benar

No comments:

Post a Comment