Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Wednesday, November 18, 2015

Dilarang memukul anak


Orangtua dilarang memukul anaknya, berisiko menggunakan kekerasan yang lebih parah lagi, kekerasan yang dilakukan justru bisa memperparah perilaku buruk yang dimiliki anak. Memukul memang pilihan yang mudah, tapi cara ini tidak dibenarkan, tetapi diberikan perlindungan yang sama seperti orang dewasa terhadap serangan fisik.
Peneliti memperkirakan sekitar 100 anak meninggal setiap tahunnya atau mengalami kecacatan fisik akibat luka-luka yang didapatkannya dari hukuman pukulan atas kesalahan yang dilakukan.

Seandainya perlu memukul sebaiknya:
1.    Pukulan tidak menimbulkan bekas atau luka,
2.    Tidak keras
3.    Tidak menyebabkan masalah kesehatan mental dalam jangka waktu panjang,
4.    Tidak di daerah wajah,
5.  Tidak menggunakan alat, karena bisa mengembangkan masalah-masalah perilaku atau mental.
6.   Cukup memberikan tepukan ringan jika anak melakukan kesalahan dengan kata-kata positif agar anak tahu apa kesalahannya.

Memukul anak suatu hal yang wajar
Ternyata banyak orangtua mengaku bahwa mereka pernah mengalami berbagai bentuk hukuman fisik di masa lalu dalam intensitas yang beragam yakni jarang, cukup sering, atau sangat sering di masa kecil.

Alternatif hukuman

Cara lain tanpa kekerasan untuk disiplin anak dengan penguatan perilaku positif. Penelitian membuktikan ada hubungan antara kekerasan pada anak dan risiko gangguan mental di kemudian hari, tetapi tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.

No comments:

Post a Comment