Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Sunday, December 28, 2014

Bayi Anda terlampau sering kentut dan bau

Apakah Anda kebingungan karena bayi Anda terlampau sering kentut dan bau? Ada sejumlah hal yang perlu dilakukan orang tua, khususnya ibu untuk mengatasi masalah tersebut, dilansir dari Easy Good Health, Kamis (12/6).
Pertama, jika Anda adalah ibu menyusui, maka telisik lagi makanan yang Anda masukkan dalam diet Anda selama menyusui yang bisa berkontribusi meningkatnya kandungan gas di perut bayi Anda sehingga mereka lebih sering kentut dari  biasanya.
Kedua, jika bayi Anda diberikan susu formula, maka untuk mengurangi gas di dalam perut bayi, berikan jarak antara bayi minum susu dengan bayi mengonsumsi makanan lain.
Ketiga, gunakan vent alias botol susu bayi yang sedikit berlekuk atau miring. Ini akan membantu mengurangi udara yang tertelan sewaktu bayi meminum susu dari botolnya. Ini juga akan mengurangi risiko bayi sering bersendawa.
Keempat, ibu bisa menggunakan gas drops yang aman untuk membuang gas yang terlampau banyak berada di dalam perut bayi. Namun, peru diingat bahwa sering kali gas drops ini kurang efektif dan harganya juga mahal.

Bayi ASI Eksklusif

Sebenarnya adakah tanda-tanda yang dapat menunjukkan bahwa bayi mendapatkan cukup ASI (Air Susu Ibu)? Dalam jangka panjang indikasi atau tanda kecukupan yang paling utama adalah peningkatan berat badan. Ada juga tiga tanda sederhana yang dapat diperhatikan ibu, yakni dengan mengamati cara bayi menyusu, buang air kecil (BAK), dan buang air besar (BAB). Tulisan ini membahas BAB bayi yang hanya mendapat ASI atau yang lebih dikenal dengan istilah ASI eksklusif (ASIX).
Tiga Hari Pertama
Beberapa hari pertama setelah kelahirannya bayi mengeluarkan mekonium, yakni bahan lengket berwarna hijau pekat mendekati hitam yang terkumpul di dalam usus bayi selama berada di kandungan. Pada hari ketiga, bayi yang mendapatkan lebih banyak ASI akan buang air besar lebih mudah. Biasanya bayi sudah mengeluarkan seluruh mekonium dan bentuk tinja bayi berubah di hari keempat.
Bulan Pertama
Tinja bayi yang wajar berwarna kuning, sedikit berbau, memiliki bentuk lunak agak cair dan berbij-biji. Bentuk tinja juga dapat sedikit berbeda, misalnya berwarna lebih hijau atau kuning pekat, berlendir atau berbuih. Perbedaan warna ini tidak menunjukkan masalah apapun. Bayi ASIX yang semakin mudah buang air besar di hari ketiga kehidupannya berarti dalam keadaan yang baik.
Bayi yang sehat dan mendapat cukup asupan ASI akan buang air kecil lebih dari enam kali dalam sehari. Walaupun begitu, segera periksakan bayi kepada tenaga atau fasilitas kesehatan jika ia mengalami salah satu dari tanda-tanda di bawah.
  1. Bayi masih mengeluarkan mekonium pada usia 4 atau 5 hari
  2. Bayi usia 5-21 hari tidak buang air besar dalam 24 jam
  3. Tinja bayi berwarna coklat, jarang buang air besar, atau tinja sedikit
Selain mengamati asupan bayi, memantau frekuensi buang air besar dan jumlah tinja merupakan cara untuk menilai bilamana bayi mendapatkan cukup ASI. Jumlah tinja bayi seharusnya meningkat setidaknya pada hari kelima dengan frekuensi buang air besar 2-3 kali setiap hari. Bahkan beberapa bayi buang air besar setiap selesai menyusu dan ini bukan berarti bayi menderita diare.
Diare adalah kondisi perubahan frekuensi buang air besar secara mendadak dengan jumlah tinja lebih banyak dan dalam bentuk yang sangat cair. Terus berikan ASI dan perbanyak asupannya untuk mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan pada bayi. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi berikut ini:
  • Mata kering, bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata atau hanya sedikit;
  • Kulit, mulut dan bibir lebih kering;
  • Air seni berwarna gelap, keluar sedikit atau tidak keluar sama sekali;
  • Mata tampak cekung atau terbenam;
  • Sangat lemas dan kesadaran menurun;
  • Selalu merasa haus atau malah menolak minum;
  • Ubun-ubun terlihat cekung;
  • Ketika kulit dicubit dengan dua jari kulit sulit kembali ke bentuk asal.
Segera hubungi tenaga atau fasilitas kesehatan bila menemukan tanda dehidrasi, diare yang disertai dengan darah, kejang, nafas cepat dan dangkal, muntah terus-menerus, panas tinggi di atas 38,5°C yang tidak berkurang dalam 2 hari, diare berlangsung lebih dari 14 hari, atau bayi tampak kesakitan atau kolik. Bayi yang kesakitan akan menangis kuat sambil menekuk kaki, gelisah serta berkeringat.
Usia 2-6 Bulan
Frekuensi buang air besar setiap bayi berbeda-beda. Secara umum frekuensi buang air besar bayi akan semakin berkurang seiring pertambahan usianya karena usus telah berkembang lebih sempurna dan dapat menyerap ASI lebih baik. Memasuki bulan kedua, beberapa bayi ASIX mendadak mengubah frekuensi buang air besar mereka dari sering menjadi sekali dalam tiga hari. Bahkan ada bayi yang tidak buang air besar selama 20 hari atau lebih. Selama bayi sehat dan bentuk tinja wajar maka hal tidak menjadi masalah. Memang bayi ASIX lebih jarang mengalami sembelit atau konstipasi karena nutrisi ASI mudah dicerna dan diserap oleh tubuh serta mengandung zat laksatif yang dapat mengencerkan tinja.
Setelah Bulan Keenam
Setelah bayi mendapat Makanan Pendamping ASI (MPASI) biasanya frekuensi buang air besar, bentuk dan jumlah tinja akan berubah tergantung dari asupan makanannya. Jika tinja bayi keras hingga saat buang air besar ia mengalami kesulitan, rasa nyeri, atau bahkan luka anus yang berdarah, hal ini dinamakan sembelit. Tambahkan cairan, buah, dan serat ke dalam makanannya. Sembelit yang disebabkan oleh diet makan yang tidak seimbang akan hilang dengan sendirinya. Segera hubungi tenaga kesehatan apabila sembelit disertai dengan sakit perut hebat atau muntah.

Saturday, December 13, 2014

Cara pijat bayi.


cara pijat bayi Cara Pijat Bayi, Rangkaian Baby Spa


Selama melakukan cara pijat bayi ini, Anda dianjurkan untuk mengajak si kecil ngobrol atau bahkan mengajaknya bernyanyi hal ini dapat meningkatkan kemampuan verbal si kecil disamping pula mempererat ikatan batin Bunda dengan si kecil.
Memijat Wajah Bayi
  1. Tekankan jemari Anda di mulai dari tengah kening bayi mengarah ke pelipis dan pipi.
  2. Pijat daerah bagian atas alis dengan kedua Ibu jari
  3. Berikan tekanan lembut dengan menggunakan ibu jari, tariklah garis dari arah hidung bayi ke arah pipi.
  4. Pijat sekitar area mulut bayi dengan kedua ibu jari. Buatlah gerakan menarik bibirnya sehingga membentuk senyuman.
  5. Berikan pijatan lembut di sekitar rahang bawah bayi, mengarah dari tengah ke samping untuk membuat bibir bayi membentuk senyuman.
Memijat Dada Bayi
  1. Letakkan kedua tangan di atas dada bayi, Lakukan gerakan mengarah ke atas lalu ke samping dan kembali ke tengah dengan gerakan membentuk simbol hati.
  2. Dari tengah dada bayi, buat arah silang dengan telapak tangan Anda menuju ke arah bahu.
 Manfaat dari pijat bayi:

•    Membantu bayi bernapas secara teratur. Bayi terkadang memiliki pola inhale-exhale yang acak. Karena kulit adalah organ terluas dari tubuh manusia dan kaya dengan saraf, pijatan bisa membantunya bernapas lebih lega dan teratur.

•    Membantu menstimulasi hormon pertumbuhan. Penelitian yang dilakukan Touch Research Institute dari University of Miami menunjukkan, bayiprematur yang menerima 3 kali pijat (15 menit tiap pijat) setiap hari, dalam 5 hari bobot tubuhnya akan naik 53% dibanding bayi prematur yang tidak menerima pijat bayi. 

•    Meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian terhadap bayi berusia 10 minggu menunjukkan, bayi yang punggungnya dipijat oleh mamanya lebih jarang mengalami flu dan diare. Pijatan akan memperkuat hormon dan sistem pencernaan. 

•    Membantu menstimulasi perkembangan otak bayi. Sedikit sentuhan di wajah, dada, tangan, dan kaki membuat otaknya bekerja merasakan sensasi sentuhan yang berbeda-beda.

•    Membantu meringankan beberapa keluhan, seperti sinus, sakit saat pertumbuhan gigi, lendir di paru-paru, dan kaki-tangan dingin. Memijat bagian perut membantu menghilangkan kolik, sembelit, dan masuk angin. 

7 Alasan Bayi Perlu Dipijat


Sejak dulu, pijat pada bayi dipercaya memiliki banyak manfaat. Terlebih-lebih lagi pada bayi prematur atau yang lahir via operasi Caesar, yang bisa mengalami shockketika lahir.  Yang pasti, pijat memberi sentuhan yang menenangkan, serta mengingatkan bayiakan rasa nyaman selama berada dalam kandungan mama. Manfaat lain dari pijat bagi bayi:

- Membuatnya lebih jarang sakit, tidur lebih nyenyak, dan makan lebih baik. Juga, pencernaan bayi akan lebih lancar.

- Mempererat kelekatan (bonding) antara anak dan orangtua, serta membuat bayi merasa nyaman.

- Memperlancar peredaran darah serta membuat kulit bayi terlihat lebih sehat.

- Bayi yang sering dipijat jarang mengalami kolik, sembelit, dan diare.

- Membuat otot-otot bayi lebih kuat, dan koordinasi tubuhnya lebih baik.

- Sistem kekebalan tubuh bayi akan lebih kuat, serta membuatnya lebih tahan terhadap infeksi dan berbagai masalah kesehatan lain.

- Bayi yang sering dipijat tumbuh menjadi anak yang lebih riang dan bahagia. Selain itu, ia jarang rewel dan tantrum. Secara umum, anak-anak ini jarang memang mengalami masalah psikologis atau emosional.

Nah, Anda bisa memijat sendiri si kecil setelah belajar dari pakarnya. Kini sejumlah rumah sakit, khususnya rumah sakit ibu dan anak, mempunyai divisi khusus yang petugasnya bisa mengajarkan hal ini pada Anda. Kalau masih ragu juga, Anda bisa membawa bayi Anda ke spa khusus untuk bayi.

Cara Memijat Tubuh Bayi: Wajah, Perut, Dada & Punggung

Memijat tubuh bayi memiliki manfaat yang besar, pijatan lembut dari ibu dapat membantu proses perkembangan beberapa orgran tubuhnya. Dan memberi pijatan kepada sang buah hati sebagai salah satu ekspresi cinta untuk menciptakan bonding yang kuat dengan si kecil.

Gambar Pijat Bayi
Kapan dan usia berapa bayi boleh dipijit?
Bayi sudah dapat diberikan pijatan ketika dia mulai lahir hingga berumur tiga tahun, namun untuk bayi yang baru berumur dibawah 2 bulan, gerakan pemijatan dilakukan dengan sangat lembut.

Berapa Lama bayi dapat dipijat?
Bayi dapat diberikan pijatan lembut selama 15 menit setiap harinya. Pijatan untuk bayi akan sangat bermanfaat ketika dia berumur 6-7 bulan pertama

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan tubuh bayi
  1. Lihat dulu kuku kedua jari ibu, pastikan kuku pendek agar tidak melukai kulit bayi yang masih sensitif
  2. Ajak ngobrol sang bayi saat melakukan pemijatan pada bayi, agar membuatnya lebih tenang dan nyaman
  3. Jangan dulu pijat bayi anda jika ia baru selesai minum susu atau minum asi. Sebaiknya jangan memijat bayi yang sedang dalam keadaan kurang sehat.
Memijat Wajah Bayi
  1. Tekan jari-jari Anda pada tengah kening bayi, turun ke pelipis dan pipi.
  2. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat daerah atas alis.
  3. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung bayi ke arah pipi.
  4. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulutnya. Tarik sehingga ia tersenyum.
  5. Pijat lembut rahang bawah bayi, dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum.
Memijat Dada Bayi
  1. Letakkan kedua tangan Anda di tengah dada bayi, gerakkan ke atas lalu ke sisi dan kembali ke tengah seperti membentuk hati.
  2. Dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu.
Memijat Perut Bayi
Ingat, jangan memijat di atas tulang rusuk atau di atas ulu hati bayi !
  1. Lakukan gerakan memijat di atas perut seperti mengayuh sepeda, dari atas ke arah bawah perut.
  2. Angkat kedua kaki bayi Anda, dan tekan kedua lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buat gerakan melingkar dengan dua tangan secara bergantian searah jarum jamdimulai dari sebelah kanan Anda.
  3. Rasakan gelembung angin dan dengan jemari Anda dorong searah jarum jam.
Memijat Perut Bayi Dengan Gerakan “I Love You” Pemijatan I love You terdiri dari 3 gerakan :
  1. “I” pijatan ke arah bawah perut dengan menggunakan tangan kanan Anda di sebelah kiri perut bayi.
  2. “Love” membentuk huruf “L” terbalik. Pijatlah dari sebelah kanan dan kiri perut bayi, kemudian dari atas ke bawah perut.
  3. “You” Gerakan memijat membentuk hurf “U” terbalik. Pijat dari kanan bawah ke atas kemudian ke kiri, ke bawah dan berakhir di perut kiri bawah.

Memijat Tangan Bayi
  1. Peganglah lengan bayidengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softbol. Dengan gerakan memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangannya.
  2. Lakukan gerakan sebaliknya, memerah tangan dari arah pergelangan ke arah pangkal lengan bayi.
  3. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar.
  4. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan.
  5. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung

Memijat Kaki Bayi Dapat dilakukan sama dengan cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

Memijat Punggung Bayi
  1. Tengkurapkan bayi Anda di atas bantalan lembut atau paha Anda
  2. Pijat dengan gerakan maju mundur, menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggungnya.
  3. Luncurkan salah satu telapak tangan Anda dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan.
  4. Dengan jari-jari Anda, buatlah gerakan melingkar terutama pada otot disebelah tulang punggung.
  5. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kakinya untuk mengakhiri pijatan Anda.

Friday, December 12, 2014

Merubah Kebiasaan Bayi Tidur Digendong

babysleeping2
Pada prinsipnya bayi adalah makhluk kebiasaan dan adalah tergantung orang tuanya yang membuat kebiasaan tersebut. Bayi menangis ketika dibaringkan, karena ia protes, “Bukan begitu biasanya saya ditidurkan!”
Pertama, kenali dulu tanda-tanda bayi sudah mengantuk. Tahapannya adalah: menguap, melamun, dan tidur. Pada tahap menguap, segera redupkan lampu, dan peluk bayi dengan posisi bayi berdiri (bukan rebah), sambil ditepuk-tepuk punggungnya. Tidak perlu diayun. Jika sudah melamun, baringkan bayi di tempat tidur, sambil terus menepuk-nepuk punggung atau dadanya. Pada awalnya ia pasti protes dengan cara menangis. Jangan buru-buru diangkat. Tunggu tiga kali tangisan, baru angkat dan peluk kembali bayi sambil ditepuk-tepuk. Jika sudah berhenti menangis dan bayi telah tenang kembali, segera baringkan bayi (masih sambil ditepuk-tepuk). Ia akan segera menangis kembali. Tunggu lagi tiga kali tangisan dan angkat kembali sambil ditepuk-tepuk. Begitu seterusnya, sampai bayi akhirnya tertidur ketika berbaring.
Cara ini saya terapkan, dan pada 8 kali baringan, ia akhirnya tertidur pulas tanpa harus digendong sambil diayun! Believe me, it works!
Yang perlu diperhatikan:
  • Semakin muda umur bayi, akan semakin mudah membiasakannya dengan cara tidur seperti ini.
  • Mengusap dahi bayi ke arah mata bisa membantu mengurangi ketegangan pada bayi, karena mata bayi juga butuh istirahat dari rangsangan cahaya.
  • Selain itu suarakan bunyi bisikan “sssh.. sssh..” ketika menenangkan bayi; suara itu menyerupai bunyi cairan di sekeliling rahim dan oleh karena itu bisa membuatnya tenang.
  • Ritme tepukan pada punggung atau dada bayi usahakan seperti irama degup jantung ibu ketika bayi di dalam rahim, tujuannya untuk menenangkannya. Ketika memeluk dan menepuk-nepuk punggung bayi, segera hentikan jika ia sudah diam atau tenang, dan jangan keterusan. Alasannya, supaya menghindari ketergantungan bayi pada hal itu. kita tentu saja harus memenuhi kebutuhan bayi, tetapi jika kebutuhannya sudah terpenuhi (dalam hal ini ia sudah tenang), ia sebenarnya tidak membutuhkannya lagi.
  • Jika tahap melamun terlewat dan bayi masih dibiarkan beraktivitas (dan bukannya dibaringkan di tempat redup), ia akan kesal dan terlalu lelah sehingga menangis hebat (untuk menutup dirinya – mata dan telinganya – dari dunia luar) dan akan dibutuhkan effort lebih besar untuk menenangkannya. Jadi ibu harus cermat dalam melihat tanda-tanda bayi mengantuk.
  • Jika bayi memalingkan muka dari mainan atau rangsangan dari luar, itu bisa berarti ia bosan atau lelah. Jika kita berikan mainan lainnya, dan ia kembali excited, berarti dia hanya bosan. Namun jika kita berikan mainan lainnya dan ia memalingkan mukanya lagi, berarti ia sudah lelah atau mengantuk. Segera redupkan lampu dan tenangkan bayi sebelum ia menangis hebat.
  • Ibu jangan panik ketika bayi menangis. Ingat bahwa tujuan kita adalah menenangkannya. Jangan malah membuatnya menjadi lebih tertekan dengan menggoncang-goncangkan tubuh bayi dengan keras. Keep calm, and your baby will eventually be calm.
Yang paling penting adalah konsistensi. Jika ibu menyerah dan kembali mengayun-ayunkan bayi untuk menidurkannya, ia akan kembali ke kebiasaan lama dan perlu mulai dari awal lagi untuk merubah kebiasaannya itu.

Bahaya Ayunan

Indonesia memiliki tradisi mengayunkan bayi sebagai salah satu bentuk kasih sayang. Jika bayi menangis, biasanya bayi akan digendong kemudian diayun-ayunkan agar ia berhenti menangis. Tetapi tindakan ini ternyata bisa berbahaya bagi bayi itu sendiri.
Shake baby syndrom adalah salah satu bentuk kejadian yang cukup sering terjadi pada bayi tanpa kita sadari. Selain diakibatkan karena trauma, ternyata shake baby syndrom juga bisa dipicu karena mengayun-ayunkan bayi.
”Shake artinya menggoyang atau mengguncang. Shake baby syndrom merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat melakukan gerakan menggoyang bayi terlalu keras,” ujar dr. I Gusti Ngurah Suwarba, Sp.A. dari Sub Bagian Saraf Otak Bagian SMF IKA RS Sanglah.
Lanjutnya, mengayun-ayunkan bayi dalam batas tertentu mungkin tidak apa-apa, tetapi jika sering tidur diayunan membuat bayi mengalami guncangan pada kepalanya dan akan sangat berbahaya. Efek ayunan pada bayi menurut Suwarba bisa terjadi dalam jangka pendek atau jangka panjang.
Untuk jangka pendek atau akibat yang segera terlihat adalah bayi mengalami perdarahan di mata dan otak. Tanda-tanda jika anak mengalami perdarahan pada otaknya adalah ia sering menangis dengan suara melengking dan lama.
”Ciri-ciri bayi yang mengalami pendarahan pada selaput otak dan mata, ia sering menangis dengan suara yang melengking, karena bayi mengalami sakit di kepalanya yang luar biasa, akibat dari guncangan yang didapatkan dari efek ayunan,” jelas Suwarba, sembari menambahkan kualitas ayunan yang sempit (Bahan kain) juga salah satu penyebab berkurangnya pasokan oksigen ke otak bayi, yang dapat melemahkan pertumbuhan IQ.
Perdarahan yang disebabkan oleh ayunan tidak nampak atau meninggalkan bekas dan bukti. Beda jika perdarahan karena trauma atau jatuh.
Bagaimana pun, Struktur tubuh bayi yang masih sangat lemah bila mendapatkan guncangan/ayunan yang kuat dapat menyebabkan terjadinya tarikan/rentangan antara otak dengan selaput otak yang melekat pada tulang kepala. Rentangan ini menyebabkan terjadinya robekan pembuluh darah yang menghubungkan antara otak dengan selaput otak. Gejala yang paling ringan pada bayi yang terkena sindrom tersebut adalah pendarahan di retina (selaput jala) mata dan jangka panjang dapat menyebabkan kebutaan. Pendarahan di retina tidak dapat dilihat secara klinis tetapi harus menggunakan alat oleh ahli saraf mata.
Gejala lainnya yang bersifat umum dapat dilihat antara lain muntah-muntah, penurunan kesadaraan, serta perubahan pada pupil mata. Selain itu ayunan yang kuat, dapat membuat tulang kaki, tungkai, serta lengan patah. Ini dapat terjadi karena saat mengayun bayi, yang dipegang bukan badannya melainkan kaki, lengan/ketiaknya.
Bayi tetap akan dapat tidur dengan nyenyak tanpa harus diayun dengan kuat. Karena itu adalah sifat alamiah manusia. Bila bayi telah kenyang dan tubuhnya sehat, ia pasti akan mudah untuk tidur.