Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Showing posts with label My Child. Show all posts
Showing posts with label My Child. Show all posts

Sunday, August 10, 2014

Cara Tepat Memperkenalkan Makanan Padat pada Bayi


Cara Tepat Memperkenalkan Makanan Padat pada Bayi

April 28, 2014
Cara Tepat Memperkenalkan Makanan Padat pada Bayi
Menurut data dari Badan Kesehatan Dunia menunjukan bahwa dengan manajemen laktasi yang baik dan tepat, produk ASI sudah cukup dinyatakan sebagai makanan tunggal untuk pertumbuhan bayi yang normal. Pemberian ASI eksklusif pada bayi dapat melindungi bayi dari resiko terkena berbagai infeksi saluran pencernaan akibat dari makanan yang dikonsumsi.
Ketika usia bayi Moms sudah menginjak usia 6 bulan, inilah saat yang tepat untuk mengenalkan makanan pendamping ASI atau MPASI, dibutuhkan pengetahuan yang baik dari orang tua dalam memberikan makanan padat, karena hal ini merupakan pengalaman pertama untuk bayi dalam mengenal makanannya selain ASI.
Mutu Bahan Makanan
Hal yang pertama dan tentu saja yang utama adalah bahan makanan yang Moms berikan kepada bayi Moms ini harus bermutu tinggi menjamin kualitas gizi yang baik. Moms bisa memberikan beberapa makanan seperti hati ayam/sapi yang sudah diblender, bubur sayuran dan beberapa makanan lainnya yang dinilai memiliki kandungan gizi yang tinggi.
Walaupun sekarang ini sudah banyak produk bubur bayi dengan berbagai macam rasa dan keunggulannya, lebih baik Moms membuat sendiri makanan tersebut dengan pertimbangan kandungan gizi dan kebersihan yang lebih terjamin.
Tekstur dan Konsistensi
Berikanlah makanan yang lembut untuk memulai MPASI supaya bayi tidak mengalami kesulitan mengunyahnya. Berikan makan tersebut secara bertahap, sehingga bayi dapat mengenali makanan terlebih dahulu.
Untuk bayi yang telah berusia 6 bulan, Moms bisa memberinya bubur tim saring lengkap gizi dengan berbagai macam lauk pauk yang telah dihaluskan. Ketika memasuki usia delapan bulan sampai satu tahun, berikan makanan yang dicincang lembut.
Jumlah atau Porsi Makanan
Selama masa perkenalan ini Moms jangan memaksa bayi untuk selalu menghabiskan makanannya. Cobalah untuk lebih sabar lagi, secara umum pada masa ini bayi hanya akan menerima 1 sampai 2 sendok teh makanan saja.
Seiring berjalannya waktu, bayi Moms akan mengenal makanan padat dan pada saat ini Moms sudah bisa memberinya makanan padat dengan porsi yang lebih banyak. Yang perlu diperhatikan adalah, jangan memaksa bayi untuk banyak makan karena ini akan membuat bayi Moms mengalami obesitas.
Hal yang Harus Moms Perhatikan
Bayi yang sehat tentunya akan memiliki sisitem pencernaan yang sehat pula dan hal ini ditandai dengan frekuensi buang air kecil dan air besarnya yang lancar. Tentunya akan sangat merepotkan jika Moms harus terus menerus mengganti popok bayi. Untuk itulah Moms perlu memakai popok yang berkualitas yang memiliki daya serap yang tinggi sehingga Moms tidak akan terlalu sering mengganti popoknya.
Semua karakteristik popok terbaik yang Moms butuhkan semuanya ada di Merries yang merupakan popok No 1 di Popok ini memiliki bahan yang sangat lembut sehingga akan nyaman dipakai seharian, berdaya serap tinggi, memiliki desain yang sangat menarik, memilikifeces block gather yang akan melindungi kotoran supaya tidak tumpah atau rembes.
Merries memiliki alarm pipis yang akan memberitahu Moms kapan waktunya mengganti popok sehingga masalah ruam popok yang sering timbul akibat pemakaian popok asal-asalan dapat terhindarkan. Sehingga kulit bayi tetap kering, bebas iritasi dan ruam popok serta bayi Moms akan lebih nyaman dan sehat.

Makanan Sehat yang Tidak Boleh Diberikan Kepada Bayi


Makanan Sehat yang Tidak Boleh Diberikan Kepada Bayi
Sistem pencernaan bayi memang belum sekuat orang dewasa. Moms harus mengerti makanan apa saja yang tidak seharusnya diberikan kepada bayi Moms. Selain sistem pencernaan, ternyata organ tubuh lainnya pun masih belum siap untuk menerima nutrisi ataupun vitamin tertentu dari makanan-makanan yang biasa dikonsumsi oleh orang dewasa.
Makanan yang akan Membuat Bayi Tersedak
Moms harus menghindarkan makanan yang dapat membuat bayi Moms tersedak. Biskuit dewasa, berbagai kacang-kacangan ataupun makanan kecil-kecil yang terlau keras dan marshmallow. Berikan makanan yang lebih lunak dengan tekstur yang lembut serta aman dikonsumsi bayi.
Sirup Jagung dan Madu
Walaupun sangat berguna untuk balita dan orang dewasa, jangan pernah berikan madu dan sirup jagung pada bayi moms. Madu dan juga sirup jagung mengandung spora clostridium botulinum yang jika diberikan pada bayi ternyata dapat membuat spora clostridium botulinum berkembang biak di bagian usus bayi Moms tersebut. Spora tersebut dapat menyebabkan botulisme atau sebuah kondisi dimana bayi akan mengalami keracunan makanan.
Buah Berasa Asam
Moms pasti pernah melihat video bayi yang diberikan jeruk nipis atau lemon oleh orang tuanya. Jangan pernah berikan buah berasa asam pada bayi kita ya moms.  Pemberian buah yang rasanya asam hanya boleh dilakukan untuk anak yang berusia diatas 1 tahun saja. Rasa asam dari buah-buahan tersebut akan mengganggu pencernaan bayi Moms dan besar kemungkinan akan menyebabkan diare.
Makanan Padat
Belum waktunya bayi yang berusia 0 sampai 6 bulan mengonsumsi makanan padat, pada usia tersebut sangat dianjurkan bayi hanya mengonsumsi ASI saja. Bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan masih memiliki sisitem pencernaan yang rapuh dan akan merusak sisitem pencernaan bayi terutama lambung dan usus.
Makanan Pedas
Pastinya kebanyakan orangtua sudah mengerti tentang hal ini. Karena selain mereka pasti akan menangis karena merasa kepedasan dengan makanan tersebut, ternyata makanan pedas juga akan membuat saluran pencernaan bayi Moms terganggu dan bayi juga akan merasa tidak nyaman karena makanan tersebut.

Menenangkan Bayi yang Kelelahan


Menenangkan Bayi yang Kelelahan
Bayi 0-3 bulan terkadang menangis tanpa sebab. Saat hal ini terjadi para Moms pasti merasa bingung dan bertanya-tanya apa penyebabnya. Ada beberapa hal yang menyebabkan bayi menangis terus-terusan dan rewel. Mungkin bayi kesayangan Moms sedang lapar, haus, mengantuk, popoknya basah, dan lelah. Jika bayi para Moms popoknya tidak basah dan disusui tidak mau, mungkin bayi Moms kelelahan bermain. Tanda-tanda bayi lelah adalah rewel, membusungkan perut, menggeliat, tangan dan kaki bergerak-gerak resah dan gelisah.
Yang harus dilakukan saat bayi lelah adalah Moms harus membuatnya merasa nyaman. Moms dapat menenangkannya dengan cara memeluk dan menimang bayi. Saat Moms memeluknya ada baiknya Moms  sambil mengatakan kata-kata lembut yang penuh kasih sayang biar bayi tambah nyaman. Moms juga dapat sambil mengusap punggung bayi saat memeluknya. Usapan lembut dapat membuat bayi merasa nyaman dan menghilangkan rasa lelahnya.
Cara lain yang dapat Moms lakukan untuk menenangkan bayi yang kelelahan adalah dengan menyusuinya. Bayi biasanya merasa nyaman dan aman saat Moms susui. Jika bayi tidak mau menyusu dan tetap rewel, sebaiknya Moms menggendongnya. Gendonglah bayi dan bawa ke tempat yang lebih sejuk dan tenang. Ayunkan bayi anda dan nyanyikan lullaby yang dapat membuatnya tertidur.
Membuat nyaman bayi adalah salah satu kunci untuk menenangkan bayi. Salah satu caranya adalah dengan mengganti popoknya yang sudah lama dipakai. Supaya bayi Moms merasa nyaman, pakaikan popok yang berkualitas.. Popok yang lembut dan sejuk pasti akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan tidur dengan nyenyak. Tidur yang nyenyak akan menghilangkan rasa lelah pada bayi. Popok harus memiliki indikator yang dapat mempermudah Moms mengetahui kapan harus mengganti popok bayi Moms. Saat memilih popok, Moms harus memilih popok yang memiliki perekat elastis dan bentuknya mengikuti bentuk tubuh bayi. Popok yang seperti ini pastinya akan membuat bayi Moms lebih leluasa menggerakkan tubuhnya saat bermain maupun tidur.

Memberikan Makanan Selingan Bagi Bayi 10 Bulan


Memberikan Makanan Selingan Bagi Bayi 10 Bulan
Bayi yang tumbuh dengan sehat tumbuh dengan kecukupan nutrisi dan perawatan yang baik dari orang tuanya. Pemenuhan nutrisi bayi adalah hal yang sangat penting; memberikan makanan yang sehat dengan nutrisi yang seimbang akan memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Moms perlu menyiapkan makanan tambahan seiring dengan pertumbuhan dan peningkatan kebutuhan nutrisi bayi serta peningkatan kemampuan bayi mengunyah dan mencerna makanan. Pada usia 10 bulan, bayi telah mengembangkan kemampuan mengunyah dan menelan dengan cukup baik sehingga dapat diperkenalkan dan diberi makanan selingan.
Ada beberapa makanan tambahan yang dapat diberikan seperti biskuit, puding, agar – agar, buah ataupun kue lunak dari bahan tepung beras. Makanan dengan tekstur lunak akan memudahkan bayi 10 bulan untuk mengunyah dan menelan makanan tersebut. Ada baiknya memberikan makanan selingan ini di antara jadwal makan besar. Pada usia 10 bulan; bayi sudah dapat duduk dengan tegak dan lincah. Hal ini memberi peluang memberikan makanan selingan sambil bayi duduk dan bermain.
Memberikan waktu bagi bayi untuk duduk bermain sambil menikmati makanan selingan dapat menjadi waktu yang menyenangkan bagi moms dan bayi untuk berinteraksi secara optimal. Dengan kegiatan makan makanan selingan sambil berkegiatan; maka pilihan popok yang nyaman dengan sirkulasi udara yang lancar serta kemampuan menyerap cairan dengan cepat akan membuat bayi lebih nyaman dan dapat fokus dengan kegiatan makan dan berinteraksi dengan moms untuk durasi yang lebih lama. Lapisan penyerap cairan dan kotoran lunak yang terdapat pada popok Merries serta adanya penahan kotoran dapat memberikan kenyamanan lebih. Adanya penanda popok telah penuh berupa garis luar popok yang berubah menjadi biru dapat menjadi indikator bagi moms ketika sedang memberikan makanan selingan dan bermain dengan bayi untuk segera mengganti popo

Trik Memilih Popok Bayi Sesuai Berat Badan


Trik Memilih Popok Bayi Sesuai Berat Badan
Salah satu kebutuhan mendasar bayi sejak dia dilahirkan adalah popok. Moms mungkin sangat beruntung karena terlahir didunia modern yang segalanya bisa dikerjakan dengan mudah, mungkin kita bisa membayangkan betapa repotnya orang tua kita ketika harus mencuci popok kita yang terus menumpuk.
Buka cuma itu saja, orang tua dulu juga akan dipusingkan dengan bayi yang mengompol di pangkuannya, belum lagi ketika ompolnya membasahi tempat tidur dan lain-lain. Akan tetapi sekarang kita sudah menikmait kemajuan jaman dengan nikmat dimana popok pun sudah tersedia dengan berbagai macam jenis dan juga berbagai macam keunggulan yang dimilikinya.
Walaupun berat badan dan juga ukuran bayi akan selalu berbeda, akan tetapi secara rata-rata kebanyakan bayi yang berumur 1 sampai dengan 2 bulan akan selalu menggunakan popok yang memang dirancang khusus untuk Newborn. Hal tersebut dilakukan dengan asumsi bahwa Moms akan menggantikan popok tersebut sebanyak 2 sampai dengan 3  kali perhari. (Ganti popok / pampers minimal 4 jam, kalo 24 jam dibagi 4 artinya ada 6 kali, atau misalnya paling lama 6 jam  aja artinya 4 kali ganti)
Tentu saja, berbeda berat badan dan ukuran tinggi bayi, akan berbeda juga kebutuhan popoknya sesuai dengan pertumbuhan bayi. Indikasi berat badan ini diberikan sebagai referensi untuk menentukan ukuran popok yang sesuai dengan postur tubuh bayi . Sementara ini ukuran popok yang tersedia dipasaran adalah ukuran S sampai XXL.
Moms juga seharusnya sudah mengganti popok bayinya ke ukuran yang lebih besar atau ke jenis popok celana apabila Moms melihat beberapa hal-hal berikut.
  • Popok terlihat sangat ketat di sekitar pinggang dan juga paha bayi atau meninggalkan bekas di kulit.
  • Popok dipakai bayi Moms terlihat sangat kekecilan dan berada di bawah pusar bayi Moms.
  • Berat badan bayi moms bertambah dan terhitung melebihi rentang berat badan untuk ukuran popok yang saat ini sedang dia digunakan.
  • Khusus untuk popok tipe perekat, Moms harus mengganti jenis popok saat hanya ujung perekat saja yang dapat direkatkan untuk menahan popok bayi tersebut.
Untuk mempermudah Moms dalam memilih jenis popok sesuai berat badan bayi, Moms bisa menggunakan tabel dibawah ini:
Trik Memilih Popok Bayi Sesuai Berat Badan
Beberapa karakteristik popok yang terbaik yang bisa Moms pakai adalah:
  • Produk tersebut harus memiliki perekat yang sangat baik sehingga tidak akan lepas ketika bayi Moms bergerak lincah. (khusus untuk Moms yang masih memakai popok tipe perekat).
  • Feces Block Gather atau bagian Gathernya yang mampu mencegah feces keluar.
  • Dilengkapi alarm penanda Pipis yang akan berguna jika popok sudah penuh, maka akan ada tanda khusus yang akan memberitahu Moms untuk segera mengganti popok tersebut.
  • Fashionable.
Semua karakteristik tersebut ada didalam produk Merries New Born & Merries S yang akan membuat anak Moms lebih nyaman dan tentunya aman ketika menggunakan popok.
Jangan lupa, ketika bayi Moms mulai banyak bergerak dan sulit untuk menggantikan popoknya karena gerakannya yang sudah mulai lincah, maka sudah waktunya untuk Moms mengganti tipe popok perekat ini ke popok Merries Tipe CELANA yang akan membuat bayi Moms lebih nyaman.

Pijat Bayi Untuk Tumbuh Kembang Si Kecil


Yuk, Pijat Bayi Untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
Metode pijat bayi merupakan sebuah teknik relaksasi yang telah dilakukan di Indonesia secara turun temurun. Para ahli kesehatan bayi juga mengakui banyak manfaat yang bisa bayi dapatkan dari teknik pijat bayi tersebut, terutama bagi kesehatan dan juga sebagai pendukung tumbuh kembang sang bayi.
Menurut sebuah penelitian, pijat bayi tidak hanya memberikan manfaat yang besar bagi tumbuh kembang fisik dan juga kesehatan bayi saja, tapi juga akan mampu memberikan manfaat yang sangat besar bagi perkembangan otak bayi, mental dan juga panca indera sang bayi tersebut.
Selain manfaat di atas, ternyata pijatan bayi juga masih memiliki beberapa manfaat yang sangat besar, di antaranya adalah untuk memaksimalkan pertumbuhan beberapa indera si bayi.
Indera Peraba
Dengan adanya sentuhan yang didapat oleh bayi Moms tersebut maka akan pijatan lembut tersebut dapat merangsang syaraf dan juga otot bayi untuk disampaikan kepada otak bayi Moms. Dengan adanya ini maka secara tidak langsung akan merangsang tumbuh kembang fisik dan juga otak bayi yang lebih baik. Sentuhan lembut Moms ini akan lebih memperkuat ikatan batin Moms dan bayi.
Indera Penciuman
Ketika bayi Moms mendapatkan pijatan lembut di sekujur tubuhnya, otomatis indera penciuman bayi juga akan menstimulus segala bau-bauan yang ada di dekatnya, termasuk minyak aroma terapi yang Moms pakai untuk memijitnya. Dalam memijat bayi, sebaiknya gunakan baby oil ataupun minyak khusus bayi yang beraroma sangat lembut dan nyaman dipakai.
Indera Penglihatan
Moms merupakan orang yang akan pertama dikenali secara kasat mata oleh bayi Moms. Walaupun saat ini pandangan bayi masih sangat terbatas, akan tetapi bayi akan mampu melihat dan juga merekam ekspresi orang yang berada di dekatnya. Maka dari itu sangat baik jika pijat bayi ini dilakukan oleh Moms sendiri. Selain dapat merangsang motorik penglihatan bayi, ternyata memandang wajah Moms juga dapat meredakan stres pada bayi yang mungkin saja akan muncul.
Indera Pendengaran
Ternyata pijatan lembut ini selain akan memberikan ketenangan dan juga kenyamanan pada bayi, ternyata suara-suara relaksasi yang akan mengalun selama pemijatan tersebut secara tidak langsung akan melatih pendengaran dan juga membangun struktur pendengaran bayi dengan lebih baik dan efektif. Maka dari itu, sambil memijat hendaknya Moms juga memutarkan lagu-lagu yang lembut.
Sistem Pencernaan
Kegiatan pemijatan dengan benar pada daerah perut maka akan mampu untuk memperlancar sistem pencernaan bayi, akan tetapi sebaiknya Moms hindari pijatan pada wajah dan juga waspada jika baby oil yang digunakan tersentuh jari bayi. Hal tersebut berkaitan dengan kebiasaan bayi yang selalu memasukkan jari ataupun tangan ke dalam mulut mereka.

Usia Tepat untuk Bayi Belajar Renang


Usia Tepat untuk Bayi Belajar Renang
Berenang merupakan salah satu jenis olah raga yang sebaiknya Moms ajarkan sejak dia masih kecil. Beberapa ahli berpendapat ketika bayi Moms sudah mampu menggerakan tangan dan kakinya secara lincah, Moms sudah bisa mengajarinya untuk berenang.
Dengan variasi gerakan ketika berenang dipercaya bisa membantu bayi untuk melatih kaki dan tangannya lebih kuat dan aktif, melatih kekuatan jantung serta melatih sistem pernapasan bayi itu sendiri. Bukan Cuma itu saja, bermain air pastinya akan membuat anak merasa gembira dan ceria.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajari Bayi Berenang?
Selain pendapat di atas, sebagian lain berpendapat, bayi sudah bisa diperkenalkan pada aktivitas renang ini jika kepalanya sudah mulai tegak dan bila dia bisa digendong dalam posisi duduk. Tentu saja pendapat tersebut diperhitungkan sesuai dengan kemampuan dan kekuatan pada hasil penelitian dari banyaknya bayi dan beberapa kemungkinan risiko cedera.
Pandangan dari para ahli lainnya menyebutkan bahwa saat terbaik untuk mengajari anak berenang adalah adalah ketika bayi berusia 6 sampai 12 bulan. Untuk yang satu ini para ahli berpendapat, melatih renang di usia dini akan dianggap lebih mudah bagi anak karena memang pada saat itu otak anak bagaikan spons yang akan langsung menyerap semua informasi yang diterima olehnya.
Menurut Rita Goldbergs yang merupakan mantan perenang nasional Inggris dan juga seorang pelatih renang Internasional mengatakan bahwa kunci untuk melatih anak berenang adalah dilakukan dengan lembut, harus dengan metode yang menyenangkan dan yang pasti tanpa menimbulkan trauma, entah itu karena paksaan atau karena dia ketakutan.
Sebuah ide kuno yang menceburkan anak secara langsung ke dalam kolam walaupun anak belum punya kemampuan untuk berenang menurut Rita sangat tidak disarankan. Bahkan dia berpendapat bahwa hal itu justru akan membuat anak menjadi trauma dan akhirnya akan takut pada air. Bukan cuma itu saja, insting alami anak pada air juga pada saat itu tidak akan muncul jika anak dipaksa untuk berenang.

5 Mainan Terbaik untuk Anak Usia 9 Bulan


5 Mainan Terbaik untuk Anak Usia 9 Bulan
Pada usia bayi 9 bulan, Moms akan mendapatkan banyak sekali perubahan pada bayi Moms, dari mulai postur sampai kemampuannya dalam mengekplorasi ruangan. Bayi dengan usia ini memang sudah mulai menjadi penjelajah yang baik, hal tersebut karena pada umumnya bayi sudah mulai bisa merangkak dan menuju ke bebarapa titik yang ingin digapainya.
Selain sudah bisa merangkak, bayi juga sedang mulai menguasai beberapa posisi lainnya seperti belajar duduk dan bahkan ada juga yang belajar berdiri dengan cara menggapai bagian rumah yang berhasil dia raih. Tentu saja dalam usia ini Moms harus selalu mengawasi setiap pergerakan bayi Moms supaya bayi tetap aman dengan semua yang dia lakukan.
Untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya, Moms harus sudah mempersiapkan beberapa mainan yang mampu mengoptimalkan perkembangan bayi Moms tersebut di usia 9 bulan ini.
Mainan Lampu
Moms bisa memilih senter mainan atau mainan lainnya yang mampu memancarkan cahaya warna-warni ke segala arah. Coba amati mata si kecil yang mengikuti gerakan sinar tersebut, bahkan bukan tidak mungkin dia akan berusaha untuk mengejar cahaya tersebut. Selain untuk mengasah kemampuan visualnya, mainan jenis ini juga akan mengenalkan aneka warna kepadanya. Sebaiknya Moms pilih mainan memiliki cahaya yang tidak terlalu tajam dan bersertifikat aman untuk bayi.
Putar Musik Mainan
Mainan seperti ini bisa berupa boneka binatang yang bisa berjalan sambil mengeluarkan suara, berbentuk tokoh kartun dan lain-lain. Jika dinyalakan akan mengeluarkan bunyi atau musik dan bergerak ke segala arah. Mainan ini akan mampu meningkatkan pendengaran bayi dan akan membantu bayi Moms dalam merangkaikan koneksi saraf-saraf di otak.
Boneka Tangan
Boneka tangan adalah jenis mainan terbaik yang bisa Moms gunakan untuk bayi segala usia. Pilihlah boneka tangan yang memang disukai bayi. Moms bisa berinterkasi dengan media boneka tangan ini dan cobalah untuk bermain petak umpet dengan cara menyembunyikan boneka tersbeut di tempat tertenu seperti dibalik punggung atau di balik bantalnya dan biarkan si kecil mencarinya. Permainan ini tidak hanya melatih kognisi bayi, tapi juga mampu melatih kecakapan berbahasa bayi Moms.
Mainan yang Dibungkus
Cobalah untuk membungkus mainan menyerupai kado sederhana dan biarkan dia berusaha untuk membuka mainan tersebut satu persatu. Moms bisa melihat reaksinya ketika mereka berhasil membuka mainan berisi bola, aneka boneka binatang dan lainnya. Mainan ini selain akan melatih kekuatan jari-jemari bayi, juga akan mampu menumbuhkan rasa penasaran dan juga minat dia untuk mengeksplorasi.
Hal Penting Penunjang Aktivitas Anak
Untuk menunjang semua aktivitas anak Moms yang sudah mulai lincah ini sangat dibutuhkan popok Merries yang mampu memberikan kenyamanan dan juga mempunyai daya serap tinggi sehingga anak Moms tidak akan terganggu karena popok yang tidak nyaman. Merriesjuga sangat fashionable dan mempunyai motif yang ceria, berbahan lembut dan pastinya akan membuat anak Moms bermain seharian penuh tanpa takut bocor ataupun ruam