Motherhood is one of the greatest adventures that a woman will experience but it doesn’t come without its challenges.You know you’re a mother when your child throws up and you run to catch it before it hits the rug. We grow, deliver and nourish our babies and then worry about them for the rest of our lives

Showing posts with label Mitos seputar kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Mitos seputar kehamilan. Show all posts

Saturday, August 9, 2014

Betulkah Ibu Hamil yang Malas Sulit Melahirkan?




 
















Tahukah anda bahwa selama kehamilan seringkali ibu hamil mengeluhkan keluhan fisik dan psikis yang dapat menyebabkannya masalah ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Banyak ibu hamil yang malas untuk melakukan kegiatan sehari-hari yang diakibatkan oleh keluhan yang timbul selama kehamilan tersebut. Sebutnya keluhan kehamilan yang diakibatkan karena pegal-pegal dan sakit sehingga mengakibatkan ibu harus bed rest 

Kebiasaan ibu bed rest memang tidak menjadi masalah ketika anda dapat meluangkan waktu untuk tetap beraktivitas. Beberapa ibu hamil seringnya keasyikan bed rest sehingga mengakibatkan malas untuk bergerak, taukah anda bahwa ada anggapan ibu hamil yang malas beraktivitas dapat menyebabkan masalah ketika menjelang persalinan, salah satu diantaranya adalah sulit melahirkan. Benarkah ibu hamil yang malas bergerak akan menyebabkan sulit melahirkan?
Ibu hamil diharuskan memiliki aktivitas yang terjadwal, tidak saja sibuk bekerja yang menyebabkannya mengalami masalah dengan psikis akan tetapi sebaiknya ibu hamil dapat meluangkan waktu untuk beristirahat akan tetapi bagi ibu hamil yang seringkali malas-malasan di khawatirkan akan kesulitan ketika melahirkan.
Masing-masing ibu hamil seringkali mengalami kondisi tubuh yang berbeda beda yang menyebabkan berbagai masalah timbul. Ketika hamil umumnya anda dapat melakukan aktivitas akan tetapi dalam waktu yang terbatas. Perlu anda ketahui kehamilan yang terlalu berat dengan aktivitas sehari-hari akan menyebabkan keluhan bagi ibu hamil bahkan pada kondisi tertentu akan mengalami kehamilan bermasalah.
Dengan demikian penting bagi ibu hamil untuk tetap menjaga waktu istirahat. Jadwal istirahat dan bekerja kegiatan sehari-haris harus anda lakukan secara disiplin. Ibu hamil yang seringkali malas beraktivitas akan menyebabkan kenaikan berat badan yang dapat menyebabkan dampak yang negatif pada kehamilan.
Apabila anda ingin mengalami proses persalinan yang mudah maka sebaiknya anda selalu meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan olahraga yang menuntut anda bergerak. Tentu saja olahraga yang aman bagi ibu hamil. Senam bagi ibu hamil, yoga atau jalan santai sangat disarankan untuk ibu hamil. Menurut penelitian yang dilakukan ibu hamil yang aktif bergerak termasuk di dalamnya berolahraga sesuai dengan usia kehamilan dan kondisi ibu hamil maka akan  melewati proses persalinan kurang dari 3 jam. Hal ini berbanding terbalik dengan ibu hamil yang bermalas-malasan yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam melahirkan.
Selain dapat membantu dalam proses persalinan ibu hamil yang aktif bergerak akan tetap dapat menjaga stamina menjadi lebih prima. Keluhan kehamilan yang seringkali menjadi penghambat ketika ibu hamil sedang mengandung akan berkurang. Anda dapat meluangkan waktu untuk melakukan yoga atau beberapa pergerakan yang membantu anda dalam menjaga stamina. Disarankan bagi ibu hamil untuk menjaga tubuh berada dalam keadaan tegak sehingga dapat tetap menjaga gravitasi  sehingga baik dalam menjaga kandungan.
Sehingga bagi ibu hamil yang bermalas-malasan atau dengan kata lain malas dalam melakukan aktivitas sebaiknya anda dapat menjaga tubuh dengan tetap berolahraga dua hingga tiga kali dalam satu pekan. Luangkan waktu 10-15 menit untuk melakukan olahraga sehingga dapat membantu anda dalam proses persalinan yang lancar. Hal ini baik bagi anda ketimbang anda bermalas-malasan untuk menghabiskan waktu yang lama di tempat tidur atau bersandar di sofa. Hal yang terbaik bagi anda adalah untuk menjadwalkan waktu beristirahat , berolahraga dan ketika anda sedang bekerja

Mitos-Mitos Seputar Kehamilan


Mitos ini sangat dipercaya oleh sebagian masyarakat di jawa karena bisa mengakibatkan keputihan. Bahkan mereka percaya bahwa nanas bisa  menyebabkan keguguran. Konsumsi pisang, nanas, dan mentimun justru disarankan karena kaya akan viatamin C dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan melancarkan proses pembuangan sisa-sisa pencernaan.
Adapun keputihan tidak selalu membahayakan. Saat hamil maupun setelah melahirkan, adalah normal jika ibu mengalami keputihan. Kecuali juka keputihan tersebut terinfeksi oleh bakteri, jamur, dan virus yang biasanya ditandai dengan keluhan gatal, bau tidak sedap, dan warnanya kekuningan, kehijauan atau kecoklatan.

Minum air kelapa hijau menyuburkan rambut bayi

Minum air kelapa hijau tidak berkaitan dengan rambut bayi. Namun air kelapa hijau memang menyehatkan karena mengandung elektrolit, sehingga siapa saja termasuk ibu hamil, boleh meminum air kelapa hijau agar tetap bugar.

Ibu hamil tidak boleh makan daging kambing

Ibu hamil boleh saja mengkonsumsi daging kambing dengan porsi yang wajar, kecuali ibu hamil yang menderita kelebihan kolesterol atau penyakit jantung. Daging kambing mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi sehingga mempengaruhi metabolesme asam urat yang berbahaya bagi penderita koleterol tinggi ataupun penderita penyakit jantung

Mengurut perut ibu hamil

Mitos ini banyak dipercaya di masayarakat. Padahal mengurut perut ibu hamil dapat meningkatkan resikot terjadinya keguguran dan gangguan janin, yaitu janin mengalami stress atau tekanan. Jika janin mengalami stress atau tekanan, pertumbuhannya dapat terganggu

10 Fakta Dan Mitos Wanita Hamil

Menjalani kehamilan dalam hidup bermasyarakat tidaklah selalu berjalan mulus. Saat Anda berusaha bersikap dan berpikir positif, beberapa aturan dan mitos-mitos justu membuat Anda terjebak pada satu situasi dan kondisi yang membingungkan. Apa benar minum air es saat hamil dapat membuat janin besar? Apakah saat hamil Anda harus makan dua kali lipat? Lalu sejauh mana kita mengetahui mengenai mitos-mitos yang terlanjur berkembang di masyarakat? Manakah yang benar-benar mitos dan manakah yang benar-benar kenyataan.

1. MITOS : Saat Hamil Harus Makan Dua Kali Lipat. 


FAKTA: saat hamil Anda harus memperhatikan nutrisi dengan makan seimbang. Kebanyakan makan justru menambah besar ukuran dan berat badan Anda dan janin sehingga dapat menyulitkan persalinan.


2. MITOS : Saat Hamil Tidak Boleh Makan Buah Pisang Ambon, Nanas, Dan Durian. 

FAKTA: Anda boleh mengkonsumsi semua jenis buah asalkan tidak berlebihan. Seandainya terjadi gangguan pada tubuh saat mengkonsumsi, mungkin saat itu Anda sedang tidak fit atau memang Anda alergi terhadap buah tersebut.


3. MITOS : Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Daging Kambing Karena Membahayakan Janin. 

FAKTA: jika Anda tidak mempunyai riwayat penyakit kolesterol dan jantung, Anda boleh menyantap daging kambing asalkan dalam porsi sewajarnya, karena daging kambing mengandung kadar <I>purin</I> (lemak jenuh) tinggi yang bisa mempengaruhi metabolisme asam urat. Hal inilah yang berbahaya bagi penderita kolesterol dan jantung.


4. MITOS : Minum Air Es Membuat Janin Besar. 

FAKTA: air dengan ataupun tanpa es, sebenarnya tidak memiliki nilai gizi atau energi, sehingga tidak mempengaruhi peningkatan berat badan Anda maupun janin.

5. MITOS : Tidak Boleh Berhubungan Suami-Istri Terlalu Sering. 

FAKTA: jika Anda memiliki riwayat keguguran berulang (<I>abortus habitualis</I>), aktivitas ini memang perlu dilakukan dengan sangat hati-hati terutama pada kehamilan muda. 

6. MITOS : Minum Jamu Lebih Aman. 

FAKTA: penelitian terhadap bahan jamu murni pun membuktikan bahwa tidak semua jamu aman, karena dalam bahan jamu (sekalipun dari alam) tentu ada jenis dari tanaman tertentu yang mengandung alkohol dan dapat mempengaruhi rahim sehingga membahayakan janin. Jika Anda ingin mengkonsumsi jamu sebaiknya masih dalam pengawasan dokter.

7. MITOS : Jangan Kerja Atau Olah Raga Berat. 

FAKTA: wanita hamil manapun tidak akan dianjurkan untuk melakukan pekerjaan atau olah raga yang terlalu berat. Terutama yang telah mengalami keguguran ataupun proses melahirkan beberapa kali sebelumnya.

8. MITOS : Membatasi Makanan Tertentu.

FAKTA: jika Anda pernah mengalami <I>pre-eklamsia</I>, ginjal, atau darah tinggi, Anda memang harus membatasi makanan yang mengandung banyak garam. Begitupula jika Anda mempunyai riwayat kencing manis, kurangi makanan manis, makanan berkalori tinggi dan berlemak jenuh.

9. MITOS : Tidak Boleh Mengurut Perut. 

FAKTA: mengurut perut dengan keras dapat menimbulkan <I>stress</I> pada janin dan akan mengganggu pertumbuhannya. Mengurut perut dapat menimbulkan komplikasi apabila sudah ada gangguan pelekatan plasenta, dimana pelekatan plasenta yang rapuh, mudah lepas dan luruh akan mengakibatkan pendarahan.


10. MITOS : Minum Air Kelapa Mempercepat Persalinan. 

FAKTA: sebenarnya belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal tersebut, karena kelancaran persalinan dipengaruhi oleh banyak faktor. Kalaupun sesaat setelah minum air kelapa Anda dapat melahirkan dengan lancar, mungkin janin dalam perut memang telah menunjukkan tanda-tanda persalinan.